HATI-HATI PENIPUAN BERKEDOK BOSQU!!

HATI-HATI PENIPUAN BERKEDOK BOSQU!!

Bisnis dengan menggunakan metode konvensional saja masih sering terkena kasus penipuan. Apalagi bisnis yang dilakukan melalui dunia maya, pasti rentan akan penipuan Bos. Sudah ga terhitung lagi kasus-kasus penipuan online, baik yang menyandera costumer maupun pelaku bisnis sendiri. Sudah saatnya kita meningkatkan keamanan agar tidak jadi korban penipuan Bos.

Agar ga menjadi korban penipuan di dunia maya, ada baiknya Bos mengetahui bentuk-bentuk penipuan online yang marak terjadi belakangan ini. Berikut 8 bentuk umum penipuan online yang harus Bos hindari.

 

Undian Berhadiah
Penipuan model satu ini cukup sering kita temukan di dunia maya. Aksinya pun cukup sederhana Bos. Terlebih dahulu korban diajak untuk bergabung di situs undian online dan diiming-imingi hadiah sangat besar. Lalu korban disuruh mengisi identitas diri, mulai dari nama, usia, tanggal lahir, jenis kelamin, dan lainnya. Kemudian para korban nantinya akan disuruh untuk mentransfer sejumlah uang sebagai biaya pendaftaran sebelum akhirnya ikut undian. Jangan mau ditipu dengan cara murahan seperti ini Bos. Jangan pernah mau mengisi identitas di situs yang tidak jelas dan mentransfer sejumlah uang dengan iming-iming akan mendapat hadiah nantinya. Sudah jelas ini penipuan.

 

Verification Code Scam
Bos yang biasa belanja online pasti kenal dengan metode penipuan online yang satu ini. Verification code scam adalah penipuan dalam bentuk kode verifikasi yang biasanya dikirimkan ke smartphone. Kode ini berisi 4-6 digit angka yang harus diketik ulang ke situs yang bersangkutan untuk mendapat akses masuk ke dalamnya. Jika proses verifikasi diikuti permintaan untuk melampirkan nomor KTP atau nomor kartu debit maupun kredit, saatnya tinggalkan Bos. Sudah pasti ini penipuan yang akan menguras habis kartu debit Bos dalam sekejap.

Perlu diingat, Bos juga tidak boleh sembarangan membocorkan kode verifikasi. Dengan kode ini, penipu bisa masuk ke dalam akun dan mengacak akun milik Bos. Penipu ini kemudian mengkonfirmasi seolah-olah barang yang Bos pesan telah diterima dengan baik. Akibatnya barang yang telah Bos order tidak akan pernah sampai, uang Bos tidak akan kembali, dan pihak penjual tidak bisa bertanggung jawab karena Bos sendirilah yang ceroboh menyebarkan kode verifikasi.

 

Nigerian Scam
Penipuan ini cukup viral tahun 2016 silam Bos. Penipuan berkedok “menghibahkan” uang atau harta ini menjebak korbannya lewat sosial media. Mulanya penipu berkenalan dengan korban lewat jejaring sosial. Ia lalu mengutarakan niatnya ingin berinverstasi di Indonesia dan hendak mengirimkan uang dengan nominal yang tidak sedikit. Korban diiming-imingi diberi hadiah jika membantu menerima uang tersebut dan menyanggupi permintaan sang penipu. Korban pun terjerat dan mengikuti permainan si penipu, Bos. Kemudian diaturlah skenario bahwa uang tersebut sudah sampai di Indonesia namun ditahan oleh pihak Bea Cukai Bandara. Penipu meminta korban untuk mengambil uang tersebut dengan cara mentransfer uang dengan nominal yang telah ditentukan ke rekening bank yang mereka informasikan. Kalau udah ada yang minta transfer uang dengan nominal tertentu, jangan pernah diteruskan ya Bos. Sudah pasti itu penipuan.

 

Phising
Hati-hati jika Bos melakukan transaksi online. Pembobolan data pribadi ini sering dilakukan oleh web-web yang ga bertanggung jawab Bos. Di sini, korban disuruh mengisi nomor KTP, nomor rekening, nomor kartu kredit, hingga Pin ATM. Biasanya modus penipuan phising dilakukan oleh para profesional di dunia teknologi alias hacker. Hati-hati jika sedang melakukan transaksi jual beli online ya Bos. Jika sudah menjurus informasi pribadi, tinggalkan saja. Sudah pasti ini penipuan online.

 

Menunda Mengirim Nomer Resi
Barang yang dipesan dan dikirim ke alamat tertentu pasti dilengkapi dengan nomor resi. Nah ndengan nomor ini kita bisa memonitor sudah sejauh mana pengiriman barang yang sudah kita pesan. Online shop terpercaya pasti akan menyertakan nomor resi pada pelanggan nya agar pelanggan bisa mengetahui dan melacak pengiriman barang. Hal ini bisa membangun kepercayaan bagi pelaku online shop. Nah jika ketika Bos meminta nomor resi tapi olshop tersebut terus mengelak, patut dicurigai Bos. Bisa saja dia sedang berusaha untuk menipu.

 

Skema ponzi
Jangan mau tertipu dengan investasi kecil-kecilan namun bisa mendatangkan keuntungan yang besar. Skema Ponzi ini merupakan bentuk penipuan yang banyak menjerat ribuan masyarakat di dunia Bos. Skema Ponzi merupakan investasi bodong yang memperkaya manajemen puncak. Bentuk penipuan ini sangat mudah dikenali Bos. Ya kali ada investasi 1 juta tapi untung hingga 100 juta dalam waktu singkat? Bohong banget Bos, jangan percaya deh. Ini pasti penipuan dengan sistem kinerja Skema Ponzi. Pokoknya jika ada yang menawarkan investasi kecil-kecilan namun menghasilkan keuntungan yang ga terkira, jangan mau Bos.

 

Penjualan Produk Harga Miring
Siapa yang ga tergiur dengan barang diskon? Apalagi harga yang ditawarkan sangat miring, alias jauh di bawah rata-rata. Wah kalau ketemu case ini, Bos harus kroscek barang dan harganya dulu sebelum membelinya. Kalau harganya tidak berbeda jauh, Bos bisa mempertimbangkan untuk membelinya. Tapi kalau beda jauh, wah hati-hati Bos. Bisa jadi barang yang ditawarkan palsu atau bahkan barangnya ga ada sama sekali. Jangan sampai saat sudah terlanjur transfer, Bos baru menyadari kalau ini penipuan.

 

Bukti Transfer Palsu
Kata siapa penipuan online cuma menjebak pelanggan? Pelaku bisnis pun juga ga luput dari penipuan Bos. Singkat cerita pelanggan diharuskan membayar dengan nominal yang telah ditentukan dan harus mengirim bukti transfer agar bisa pembelian online bisa diproses. Nah ternyata, bukti transfer yang dikirim ialah bukti transfer palsu. Uang tidak pernah dikirim oleh si pelaku. Jika Bos punya usaha online, harus lebih teliti saat memeriksa bukti transfer ya Bos. Jangan sampai tertipu dengan bukti transfer palsu.

 

Tadi itu hanya 8 bentuk penipuan online yang bisa Bang Bos berikan. Seiring perkembangan teknologi, tidak menutup kemungkinan segala cara bisa dilakukan oleh oknum untuk menipu korbannya Bos. Lebih hati-hati di dunia maya ya Bos. Jika sudah ketemu aktivitas yang ga masuk akal, segera tinggalkan. Bisa jadi itu langkah awal dari penipuan.

 

Perlu disampaikan BOSQU tidak bekerjasama dengan toko penjualan online mana pun untuk proses pembayaran. Selain itu, hindari untuk melakukan transaksi yang menggunakan kode pembayaran atas nama top up BOSQU, jika sistem tersebut di luar sistem BOSQU. Jika, menemukan oknum yang terindikasi kecurangan tersebut, segera laporkan kepada pihak yang berwajib.

Share and like us:

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.