6 Alasan Mengapa Main Game Termasuk Cabang Olah Raga

6 Alasan Mengapa Main Game Termasuk Cabang Olah Raga

Masuknya eSports dalam cabang olah raga yang akan dikompetisikan dalam Asian Games tentu menjadi hal yang cukup mengejutkan bagi sebagian masyarakat. Tidak sedikit orang yang masih menganggap main game bukanlah salah satu cabang olah raga.

Main game dinilai sebagai kegiatan untuk menghilangkan stress dan penat diantara rutinitas sehari-hari Bos. Sedangkan olah raga dianggap sebagai kegiatan fisik yang menghasilkan keringat, meningkatkan sistem kardiovaskuler, menambah kekuatan otot, dan meningkatkan sistem koordinasi tubuh. Kalau masih beranggapan seperti itu, bagaimana dengan olah raga catur yang tidak mengeluarkan keringat namun dianggap sebagai cabang olah raga?

Jika ditelusuri lebih dalam, ternyata aktivitas gaming termasuk dalam salah satu cabang olah raga. Agar lebih paham, yuk simak ulasan berikut Bos.

 

Pengaturan Strategi Yang Tepat
Agar bisa memenangkan pertandingan bola, banyak hal yang harus disiapkan oleh seluruh anggota tim seperti mengatur formasi dan pertahanan. Hampir seluruh cabang olah raga memerlukan pengaturan strategi yang tepat agar memenangkan kompetisi. Strategi permainan juga tetap dibutuhkan dalam olah raga per orangan seperti renang maupun panahan.

Begitu pun ketika main game. Untuk bisa menang Mobile Legends, pasti ada strategi yang harus disiapkan oleh satu tim. Hal yang sama juga terjadi dengan game MOBA lainnya. Strategi dalam bermain game bahkan dinilai lebih kompleks dibanding main catur, Bos.

 

Melibatkan Koordinasi Anggota Tubuh
Saat Bos sedang berolahraga badminton, tentu Bos harus fokus memperhatikan kok yang datang. Bos juga harus refleks untuk menangkis kok yang diberi oleh lawan. Dibutuhkan koordinasi mata, gerak tangan dan kaki agar bisa lincah saat bermain badminton.

Begitupun halnya dengan bermain game. Seorang gamer harus bisa berpikir cepat dan refleks yang tangkas ketika diserang oleh musuh. Gamer profesional bisa melakukan lebih dari 300 aksi per menit loh bos. Refleks dari seorang gamer bahkan dinilai lebih baik dibanding orang kebanyakan.

 

Dibutuhkan Kesiapan Fisik dan Mental
Seorang atlet tentu harus menjaga kebugaran fisik agar tetap fit hingga hari kompetisi. Mental juga harus disiapkan jikalau saat kompetisi terjadi hal-hal diluar dugaan, atlet tidak akan langsung down. Kesiapan mental juga akan berpengaruh pada stamina dan kebugaran fisik atlet loh Bos.

Meskipun bermain game di depan PC, kebugaran fisik serta kesiapan mental juga harus dipersiapkan Bos. Seorang gamer dituntut harus kuat duduk berjam-jam di depan PC. Butuh asupan gizi yang cukup agar mata tidak capek dan badan tetap fit untuk menuntaskan kompetisi di depan komputer Bos. Kesiapan mental seperti harus tetap fokus dan tidak stress tentu juga akan berpengaruh pada sistem pernapasan, denyut jantung serta tekanan darah. Hal ini tentu akan mempengaruhi ketangkasan gamer selama kompetisi berlangsung Bos.

 

Kompetitif
Kompetitif merupakan hal yang menonjol di dalam olah raga. Untuk mencari dan menghasilkan tim terbaik, maka diadakanlah pertandingan dalam setiap cabang olah raga. Masing-masing cabang olah raga memiliki penilaian sendiri utnuk menentukan pemenang dari setiap kompetisi.

Main game pun memiliki nilai kompetitif, karena setiap pemain mempunyai tujuan yang sama, yaitu keluar sebagai pemenang dan mengalahkan lawan. Jangan heran ketika sedang main game, para gamer berlomba-lomba untuk mengupgrade permainan mereka agar makin GGWP.

 

Keahlian Harus Terus Diasah
Diperlukan latihan terus menerus agar bisa berlari cepat dan mencapai garis finish dalam waktu yang telah ditentukan. Selain kecepatan lari yang harus ditingkatkan, teknik berlari pun harus diperhatikan agar selama berlari atlet tidak cepat merasa lelah. Tentu hal ini tidak bisa didapatkan hanya sekali-dua klai latihan. Butuh latihan rutin dan teratur agar bisa menjadi atlet lari terbaik.

Seorang gamer profesional juga dituntut untuk terus mengupgrade permainan mereka agar bisa memenangkan kompetisi. Hal ini bisa dicapai dengan latihan terus-menerus dan melengkapi semua kebutuhan game. Untuk bisa terus berlatih main game online, gamer tersebut tentu harus mempunyai koneksi internet yang baik. Agar bisa terus terkoneksi dengan internet, tidak sedikit para gamer yang pasang WiFi di rumah, Bos.

Salah satu cara yang terus dilakukan oleh gamer agar skill gaming mereka semakin meningkat adalah dengan selalu menyediakan voucher game saat bermain game Bos. Voucher game ini berfungsi untuk membeli item, menyewa barang, dan mengupgrade hero mereka.

 

Mempunyai Aturan dan Kode Permainan
Setiap cabang olah raga memiliki aturan dan kode permainan dalam bermain agar pertandingan berjalan fair dan sportif. Tentu aturan permainan masing-masing olahraga berbeda satu sama lain. Kesepakatan dalam aturan dan kode permainan ini kemudian yang akan menentukan jalannya pertandingan sekaligus menentukan pemenang dalam kompetisi tersebut.

Tidak berlaku curang, tidak berada dalam pengaruh obat-obatan merupakan peraturan umum yang dapat kita temui pada pertandingan olah raga. Hal ini juga berlaku saat main game. Dan tentu saja dalam eSports ada seseorang yang bertindak sebagai wasit yang mengatur jalannya permainan. Kelancaran kompetisi game juga tergantung pada performa wasit.

 

Nah itu dia alasan mengapa main game sekarang bisa dikategorikan sebagai olah raga Bos. Jadi sekarang ga usah minder Bos kalau masih ada yang suka ngeremehin hobi yang satu ini. Jika ditekuni lebih dalam, bukan tidak mungkin nantinya Bos akan menjadi atlet eSports yang membanggakan Indonesia.

Share and like us:

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.